Ketua DPRD Tekankan Pentingnya Membangun Generasi Qurani di Kukar

img

(Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani/pic:Tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menekankan pentingnya membangun generasi Qurani sebagai landasan moral dan spiritual dalam memperkuat karakter masyarakat.

Menurutnya, pembinaan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan generasi muda harus menjadi prioritas agar Kukar tumbuh sebagai daerah yang religius, berakhlak, dan harmonis.

Berkaca dari perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang digelar 24-30 Oktober 2025. Ahmad Yani menilai hal ini juga sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia dan memiliki komitmen moral terhadap kemajuan daerah.

“MTQ ini harus dimaknai lebih luas dari sekadar ajang lomba tilawah. Ia adalah sarana pembinaan, pendidikan moral, dan spiritual bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda,” ujar Yani, Selasa (28/10/2025).

Lebih lanjut menurutnya membangun generasi Qurani merupakan investasi jangka panjang bagi daerah.

Sebab itu ia menekankan pentingnya menerapkan dan memaknai nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang beradab dan berintegritas.

“Ketika nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka kita tidak hanya membentuk pribadi yang saleh secara individu, tetapi juga masyarakat yang kuat secara sosial,” jelasnyq.

Selain itu Ahmad Yani menuturkan pentingnya pembinaan qari dan qariah secara berkelanjutan agar tradisi membaca dan mengamalkan Al-Qur’an terus hidup di tengah masyarakat.

Ia berharap pembinaan tersebut tidak berhenti pada momen MTQ semata, melainkan menjadi gerakan keagamaan yang konsisten di setiap wilayah Kukar.

“Regenerasi penghafal dan pelantun Al-Qur’an perlu dijaga. Dari sinilah akan lahir generasi yang mampu menebarkan cahaya keimanan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Ketua DPRD Kukar ini juga melihat bahwa dengan hadirnya ajang MTQ dapat menjadi instrumen sosial yang memperkuat semangat kebersamaan dan harmoni antarwarga.

Yang juga diharapkan menjadikan nilai-nilai Qurani sebagai pedoman hidup, masyarakat Kukar diharapkan dapat menjaga suasana yang rukun dan penuh kasih sayang.

“Ketika masyarakat menghayati ajaran Al-Qur’an, kehidupan sosial akan lebih damai, penuh toleransi, dan jauh dari perpecahan,” tutur Ahmad Yani.

Atas hal tersebut, Ketua DPRD Kukar ini menambahkan bawah tidak hanya pada MTQ namun Al-Quran juga harus ditanamkan sebagai gerakan pembinaan moral dan spiritual yang memiliki dampak jangka panjang terhadap pembangunan sosial dan keagamaan masyarakat Kutai Kartanegara. (Adv/Tan)